By signing up, I agree to Belitung.net's Terms of Service, Privacy Policy, Guest Refund Policy, and Host Guarantee Terms.

By signing up, I agree to Belitung.net's Terms of Service, Privacy Policy, Guest Refund Policy, and Host Guarantee Terms.

Already a Belitung.net member?

Forgot password?

Don't have an account?

Don't have an account?

Don't have an account? Sign up

Seni Beripat

Seni Beripat

Pulau Belitung memang tidak hanya memiliki pesona wisata alam yang mengagumkan. Tapi Belitung juga punya beragam tradisi dan kesenian yang menarik disaksikan. Salah satu tradisi dan kesenian menarik yang bisa Anda tonton di Belitung adalah Beripat Beregong. Beripat Beregong sendiri adalah sebuah seni bela diri khas Belitung yang dilakukan dengan menggunakan alat pukul berupa rotan.

Keunikan Seni Beripat

  • Memiliki riwayat yang panjang sejak masa Kerajaan Badau
  • Ada legenda kisah peminangan laki-laki kepada gadis desa
  • Merupakan seni bela diri asli Belitung
  • Aksi Beripat Beregong selalu mengundang banyak orang yang penasaran melihat

Kata Beripat sendiri berasal dari kata Ripat yang bermakna mencambuk atau memukul dengan sebuah alat. Sementara itu Kata Beregong berasal dari kata Gong yang berarti alat musik yang digunakan untuk mengiringi permainan ini. Dari kesenian bela diri khas Belitung ini memang ada bunyi-bunyian musik sepanjang permainan berlangsung. Beripat Beregong sendiri bukan hanya sekedar permainan atau aksi bela diri. Sebab sejatinya kesenian ini akan mampu mencerminkan kejantanan seorang lelaki Belitung. Meski ada adu cambuk menggunakan rotan, uniknya Beripat Beregong dahulu sengaja digelar dengan tujuan mempererat hubungan antar kampung.

Dalam perkembangannya sekarang, Beripat Beregong sudah meluas untuk kegiatan umum kemasyarakatan seperti syukuran dan juga kegiatan seni-budaya seperti perayaan Maras Taun dan Selamatan Kampung. Memang jika dibandingkan zaman dulu, pelaksanaan Beripat Beregong sudah mengalami penurunan. Pelaksanaan Beripat Beregong yang sudah jarang ini bukan tanpa sebab. Pasalnya saat akan menyelenggarakan Beripat Beregong ada banyak hal yang perlu dipersiapkan. Beberapa hal tersulit ketika akan mengadakan Beripat Beregong adalah membangun Balai Peregongan yakni rumah setinggi sekitar 6-7 meter. Selain itu dalam penyelenggaraan Beripat Beregong ini juga diperlukan beberapa alat musik yang harus dinaikkan ke Balai Peregongan.

NEXT PAGE >>

Belitung Tour Package Rp 1,694,000/person @ Maxone Belstar Hotel

Untuk group 4 peserta, Paket Wisata Belitung Fotografi termasuk tour sehari penuh, hotel Maxone Belstar makan pagi siang malam, pemandu wisata, kendaraan sesuai itinerary tour, minuman dan makanan ringan. Pilih durasi tour 2D 1N, 3D 2N, 4D 3N atau 5D 4N. Harga dihitung berdasarkan group 4 peserta, silahkan mudifikasi jumlah peserta dewasa dan anak untuk menghitung harga.

Advertise with us ?   Click Here

Near by destination

Bukit Pangkuan

DISTANCE14 km VIEW MORE

 

Jika umumnya wisata bukit hanya menyajikan spot pemandangan dan fotografi saja, maka Bukit Pangkuan di Belitung Timur yang satu ini menghadirkan sesuatu yang berbeda. Di Bukit Pangkuan ini ada beragam aktivitas outbond dan juga beragam play ground yang lengkap yang bisa Anda nikmati. Dengan sajian-s ...

Tambang Timah

DISTANCE15 km VIEW MORE

 

Open Pit bukan sebuah pantai. Ini adalah nama sebuah wilayah yang dulunya digunakan oleh perusahaan tambang asal Australia BHP Billiton (Billiton adalah nama internasional Belitung) (1971-1985) dan kemudian dialihkan ke perusahaan Jerman bernama Preussag GmbH of Hannover, tempat ini oleh mereka digu ...

Batu Bedil

DISTANCE22 km VIEW MORE

 

Wisata pantai di Pulau Belitung memang menjadi selalu menjadi tujuan utama bagi para pelancong. Keindahan pantai di Belitong ini memang membuat siapa pun terpana. Salah satu pantai yang juga akan membuat wisatawan terpesona adalah Pantai Batu Bedil yang ada di Desa Sungai Padang, Kecamatan Sijuk, Ka ...

<< PREV PAGE

Things To Do @ Seni Beripat

  • Adat istiadat dan tradisi
  • Menonton pertunjukan
  • Mempelajari sejarah
  • Hunting fotography

Sejarah dan Riwayat

Berdasarkan beberapa bukti atau sumber otentik sejarah maka sebenarnya Beripat Beregong ini belum diketahui kapan munculnya. Tapi menurut sumber lisan dikatakan bahwa seni bela diri belitung ini sudah ada sejak masa Kerajaan Badau. Sebuah cerita setempat menyatakan bahwa Beripat Beregong muncul dari kisah di desa Kelekak Gelanggang atau sekarang Desa Mentigi. Jadi pada zaman dulu ada seorang gadis cantik di desa tersebut yang membuat banyak lelaki ingin meminangnya. Karena banyaknya pria yang datang untuk meminang, maka kemudian para lelaki ini bersepakat untuk mengadakan pertandingan bela diri. Bela diri ini dilakukan dengan menggunakan alat berupa rotan. Bela diri yang kemudian dikenal dengan nama Beripat Beregong diberi aturan bahwa harus dilakukan pemukulan di bagian bagian punggung lawan. Pemenang pertandingan yang mampu mempersunting gadis ditentukan yang tidak mendapatkan pukulan atau paling sedkit mendapat pukulan bagian punggung.

  • Capital City
  • Airport
  • Bukit Pangkuan
  • Tambang Timah
  • Batu Bedil

Memulai Permainan Beripat Beregong

Seperti disinggung sebelumnya bahwa untuk mengadakan Beripat Beregong ini tidaklah mudah. Sebab Beripat Beregong memang membutuhkan banyak hal untuk persiapannya. Selain pendirian Balai Peregongan dengan tinggi 6-7 meter, Beripat Beregong juga membutuhkan beberapa alat musik seperti gong, serunai, kelinang, tawak-tawak, gendang dan gamelan yang harus diangkat ke Balai Peregongan. Untuk menaikkan alat-alat musik ini sendiri harus mendapat izin dan dipimpin oleh ketua adat atau ahli waris pemilik gong. Alat pemukul berupa rotan sepanjang 1,30 cm juga tak boleh dilupakan. Senajata rotan sendiri sebelum dipakai akan digosok menggunakan air yang telah diberi jampi-jampi atau mantra. Ajaibnya, dengan adanya air mantra ini maka para pemain tidak akan merasa kesakitan saat dipukul.

Para Pemain, Tetua dan Juru Pisah

Setelah Balai Peregongan dan alat-alat musik sudah ada dan siap maka barulah dihadirkan para para petinggi adat, juru pisah serta pencatat jumlah pukulan. Kemudian berikutnya, barulah dipanggil para pria yang akan bermain Beripat Beregong. Sebelum bertanding para pria ini sendiri akan menemui tetua dan ditanya asal rumahnya. Pertanyaan ini diperlukan agar tidak terjadi dendam antar kampung. Aturan Beripat Beregong memang mengharuskan bahawa para pria yang bertanding tidak boleh berasal dari kampung yang sejalan. Jika aturan ini sudah dipenuhi maka permainan pun akan segera dimulai.

Permainan Beripat

Permainan Beripat Beregong sendiri biasanya dimainkan pada malam hari. Permainan ini dimulai dengan dukun yang menyuruh pemain membuka pakaian bagian atas dan mengenakan ikat kepala dari kain. Tangan kiri pemain sendiri akan dibungkus atau diikat kebat yang berfungsi untuk menangkis pukulan lawan. Permainan Beripat Beregong sendiri dilakukan dengan aturan tidak boleh menyerang bagian pinggang ke bawah atau kepala. Karena penghitungan atau penilaian yang bisa dihitung hanya yang mengenai bagian punggung. Pemenang sendiri adalah pemain yang tidak terkena pukulan bagian punggung atau yang paling sedikit mendapatkan pukulan.

<< PREV PAGE NEXT PAGE >>

Guests Review 0 reviews  

Seni BeripatBelitung

Click star to rate Seni Beripat

Rate
  • 0

Judul Comment

Write your comment

Email

Name

Security Code

Refresh

Upload photo (Optional)

 

Bantuan Paket Wisata ?

Tour Advisor dengan senang hati akan membantu anda. Telpon tersedia pada hari kerja jam 09.00-18.00 (GMT+7)

+62 21 2708 1082
Search Forum

27,157 wisatawan

dalam 2,733 trip

telah berlibur ke Belitung dengan Paket Wisata kami. Ayo ikutan !

Advertise with us ?   Click Here

Testimony

  • What an Amazing and Awesome Journey..! Speechless begitu kami tiba dan melihat keindahan pantai di Belitung. Must visit place..! Pantainya, Pulau Lengkuasnya, dan yang unique... Danau Kaolin-nya indaaaahh bangeeettt... Thanks a lot juga buat Belitungisland.com yang sudah menemani kami dengan sangat baik.. two thumbs up..!! Thanks buat Mas Asep yang rela mondar mandir ke bandara demi kami ya...hahaha.. Rasanya gak cukup sekali ke Belitung.. next time harus dikunjungi ulang... :)

    jeany shanti devi Indonesia, Jakarta 20 Jan 2012
  • Arrived on May 11th, 12 with a few of Network21, took Sriwijaya early AM (OT), picked up by the guides, pak Hendro & all of the fantastic guides (pak Gito, Vikcy, Rizal & other awesome ones). Loved the scenery of Gods given creation, beautiful beaches and islands with rocks. Value all the safety equipments & attitude of all the staffs, helpful, pro and did the job with hi stand expection. Great food, clean city, nice roads. One of the the best place & people in the world...

    Johannes Simatupang Indonesia, Jakarta 11 May 2012
  • Hi Asep and Belitung Island Team.. Thanks for your kindness to serve us at best... We really enjoyed this Photography trip. This is the 2nd trip for me, but I always enjoy the beauty of this island and I got all the great picture with good weather during my 2nd trip...and the restaurant food as always delicious.. Love the cocunut time on the rocks while waiting for the sunset at Pulau Babi. Thank you yach, hope could come back again someday... Cheers, Olivia & Brandon

    Olivia Indonesia, Jakarta 28 Jul 2012
  • Kami sekeluarga mengucapkan terimakasih banyak pada tim belitungisland.com terutama pak Deden tourguide kami yang sangat ramah, helpful dan very polite man. Kami merasa sangat safe dan secure dalam melakukan tour trip kami dari tanggal 4 s.d 7 Juli 2014. Semoga pelayanan belitungisland.com akan selalu semakin baik.

    Dr.Tirto Prakoso Indonesia, Bandung 5 Jul 2014
  • fun and fantastic trip we ever had......... mudah2an Belitung tetap bersih , jauh dari tangan2 jahil dan jauh dari sampah. paling penting... Belitung harus aman, nyaman, bersih, indah...sehingga turis akan makin banyak yg datang. Rgds Arius

    dr Arius Indonesia, Jakarta 17 Mar 2012

Airline Partners

Our Corporate Customers